Alur Kerja Lumbung MCQ

Alur kerja Lumbung AIPKI mengikuti fase-fase berikut ini.

📌 Fase 1 - Input & Validasi

📌 Fase 2 - Review

📌 Fase 3 - Pengunduhan

📌 Fase 4 - Evaluasi Penggunaan


Fase 1

📋

Input & Validasi Soal

Memastikan setiap soal yang hendak dikontribusikan memenuhi
panduan penulisan soal sebelum masuk ke sistem


Penanggung Jawab

IBA Institusi

Kegiatan

  1. IBA Institusi mempersiapkan soal-soal yang hendak dikontribusikan dengan merhatikan panduan penulisan soal dan memastikan semua persyaratan mutu telah dipenuhi. Praktik ideal adalah dengan melibatkan reviewer internal institusi untuk membantu menjaga kualitas soal yang hendak diinput. Ingat, soal yang langsung diterima akan memberikan kuota unduh penuh (1 kuota per soal).

① Badan Soal
a. Klinis: Pasien → keluhan utama → riwayat → pemeriksaan fisik → penunjang → atau data lain yang memadai untuk memberikan konteks bagi pertanyaan yang akan diajukan
b. Non-klinis: Narasi yang memadai untuk memberikan konteks bagi pertanyaan yang akan diajukan

② Pertanyaan

Satu kalimat tanya yang spesifik. Tidak boleh: “Apa yang salah?”, “Semua benar, kecuali…”

③ Pilihan Jawaban

Homogen, paralel gramatikal, satu kunci jelas benar, 4 distraktor plausibel.

④ Tinjauan Soal

  1. Area Kompetensi: pastikan area kompetensi yang dipilih sudah sesuai dengan area kompetensi yang ditanyakan dalam soal.
  2. Sistem Tubuh: pastikan sistem tubuh yang dipilih sudah sesuai dengan sistem tubuh yang ditanyakan dalam soal.
  3. Tingkat Kemampuan: pastikan tingkat kemampuan yang dipilih sudah sesuai dengan tingkat kemampuan yang ditanyakan dalam soal.

⑤ Kata Kunci

Pastikan kata kunci yang diberikan memberikan tambahan metadata yang dapat digunakan untuk menemukan soal dengan akurat. Sebagai contoh kata kunci Metodologi Penelitian, Sistem Kesehatan Nasional, Etika. Kata-kata ini tidak ada di tinjauan, badan soal, pertanyaan maupun pilihan jawaban sehingga perlu kita tambahkan agar soal mudah dicari.

  1. IBA Institusi menginputkan soal-soal tersebut ke dalam Lumbung AIPKI menggunakan metode yang dipilih (lihat Cara Menambahkan Soal MCQ).

  2. Setelah soal terinput, soal akan memiliki status Masih Draft. IBA Institusi dapat melakukan validasi lagi dengan membaca cermat soal dan metadatanya. Pastikan semua sudah sesuai.

  3. Setelah validasi dilakukan, IBA Institusi dapat mengajukan soal dengan klik tanda pesawat kertas berwarna hijau di kolom aksi. Perhatikan bahwa setelah soal diajukan, IBA Institusi tidak bisa menariknya lagi.

  4. IBA Institusi memastikan bahwa semua soal sudah berstatus Diajukan.

Kiat Praktis

Selalu tanyakan apakah soal valid dan apa alasannya

Lihat contoh soal di bawah ini!

  • Apakah soal ini valid?

  • Apakah alasannya?

  • Apakah ada yang akan Anda ubah agar soal ini lebih baik?

📝 CONTOH SOAL DENGAN VIGNETTE KLINIS

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa ibunya karena demam 7 hari, batuk, dan sesak napas progresif. Pemeriksaan fisik: suhu 38,8°C, RR 40x/menit, retraksi subkostal (+), ronki basah halus bilateral. Foto toraks: infiltrat bilateral perihiler.

Apakah tata laksana antibiotik lini pertama yang paling tepat?

A. Amoksisilin oral
B. Ampisilin IV + Gentamisin IV ✓
C. Kotrimoksazol oral
D. Sefotaksim IV
E. Azitromisin oral

Metadata:

  • Area kompetensi: Pengelolaan masalah kesehatan
  • Sistem tubuh: Respirasi
  • Tingkat kompetensi: 4

Pertimbangkan juga apakah soal ini akan mudah kita temukan

Bila kita mencari:

  • soal “anak”, kita akan mudah menemukannya karena ada kata “anak” di Badan Soal.
  • soal terkait “demam” atau “batuk” atau “sesak nafas”, kita akan mudah menemukannya karena ada kata tersebut di Badan Soal.
  • soal “tata laksana” atau “antibiotik”, kita akan mudah menemukannya karena ada kata tersebut di Pertanyaan.
  • soal “pneumonia” atau “bronkopneumonia”, kita tidak akan menemukannya karena tidak ada kata tersebut di soal dan metadata. SOLUSI: tambahkan kata “pneumonia” dan/atau “bronkopneumonia” di Kata Kunci metadata soal.
Tip

Penggunaan kata kunci yang tepat akan sangat mempengaruhi akurasi pencarian soal.

Lakukan validasi mandiri sebelum mengajukan soal

# Kriteria Cara Cek
1 Vignette lengkap & klinis realistis Baca ulang tanpa lihat opsi
2 Cover the options — kunci bisa ditebak dari vignette Tutup opsi, jawab sendiri
3 Lead-in spesifik & tidak ambigu Satu makna, satu jawaban
4 Opsi homogen (semua obat / semua diagnosis) Bandingkan semua opsi
5 Tidak ada absolute qualifier (selalu, tidak pernah) Cari kata tersebut
6 Kunci jelas benar, distractor plausibel Minta reviewer internal menilai
7 Soal mudah dicari Cek apakah perlu Kata Kunci
8 Referensi/evidence disertakan Minimal 1 rujukan

⚠️ Kesalahan Umum

❌ “Semua benar, kecuali…”
❌ Opsi: “A dan B benar”
❌ Jawaban terpanjang = kunci
❌ Dua opsi dengan makna sama
❌ Kata klue dalam stem (pilih yang terbaik)
❌ Opsi tidak paralel gramatikanya
❌ Soal dapat dijawab tanpa vignette
❌ Distraktor tidak rasional

✅ Soal siap diajukan jika:

Semua 8 kriteria dan cover-the-options rule terpenuhi


Fase 2

👁️

Proses Review Berjenjang

Review bertingkat terstandar untuk menjamin kualitas konten dan kualitas psikometrik soal


Penanggung Jawab

Reviewer (klaster atau nasional)

Kegiatan

  1. Reviewer akan ditugaskan oleh IBA Nasional untuk mereview soal yang telah diajukan oleh IBA Institusi. Dapat dilihat pada fase ini, soal yang telah direview oleh reviewer institusi akan direview lagi oleh reviewer di tingkat klaster atau nasional. Review berjenjang ini diharapkan memberikan umpan balik kepada institusi terkait soal yang dikontribusikan sehingga institusi dapat selalu meningkatkan kapasitas penulis soal, reviewer, dan IBA-nya dalam menjaga kualitas soal MCQ di institusi masing-masing.

  2. Reviewer dapat melihat soal-soal yang ditugaskan kepadanya, baik yang baru ditugaskan, sedang dikerjakan, maupun yang telah selesai dikerjakan (lihat juga Cara Review Soal MCQ)

  3. Reviewer melakukan telaah untuk menentukan apakah soal telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Keputusan reviewer akan mempengaruhi kuota yang diterima institusi (lihat Aturan Kuota Unduh).

  4. Reviewer akan memberikan umpan balik kepada IBA Institusi yang diharapkan dapat meneruskannya ke penulis soal dan reviewer internal institusi.

  5. Reviewer harus memperhatikan hal-hal yang sama dengan panduan penulisan soal, semua dalam rangka memastikan soal berkualitas dan mudah dicari.

Kiat Praktis

Review Soal Klinis

Berikut ini hal yang dapat dipertimbangkan saat melakukan review terhadap soal klinis.

Dimensi Poin Evaluasi
🩺 Akurasi Klinis Fakta medis, patofisiologi, diagnosis, dan tata laksana sesuai evidence serta guideline terkini.
🏥 Realisme Vignette Skenario autentik, relevan dengan praktik klinis, dan memungkinkan terjadi di layanan kesehatan.
🎯 Ketepatan Kunci Hanya ada satu jawaban yang paling benar berdasarkan penalaran klinis.
🪤 Kualitas Distraktor Distraktor homogen, plausibel, dan mencerminkan kesalahan klinis yang umum terjadi.
📚 Kesesuaian Level Selaras dengan blueprint, kompetensi, dan tingkat peserta (misalnya SKDI atau tahap pendidikan).
Referensi Valid Berdasarkan guideline, konsensus, atau literatur ilmiah yang mutakhir dan kredibel.

Review Soal Non-Klinis

Berikut ini hal yang dapat dipertimbangkan saat melakukan review terhadap soal non-klinis.

Dimensi Poin Evaluasi
🧠 Akurasi Konseptual Konsep, teori, regulasi, atau prinsip benar dan mutakhir.
🌍 Keautentikan Konteks Skenario realistis sesuai praktik pendidikan atau pelayanan kesehatan.
🎯 Ketepatan Kunci Satu jawaban paling tepat berdasarkan penalaran dan literatur, bukan opini.
🪤 Kualitas Distraktor Plausibel serta mencerminkan miskonsepsi yang umum terjadi.
📚 Kesesuaian Level Selaras dengan capaian pembelajaran, kompetensi, dan target peserta.
Referensi Valid Berdasarkan regulasi, standar profesi, atau literatur ilmiah terkini.

Fase 3

🪤

Pengunduhan Soal

Pengunduhan soal sesuai kebutuhan asesmen institusi dengan memperhatikan blueprint dan performa soal


Penanggung Jawab

IBA Institusi

Kegiatan

  1. IBA Institusi bertugas untuk mengunduh soal sesuai kebutuhan blueprint ujian institusi.

  2. IBA Institusi melakukan pengunduhan soal dengan membuat paket unduh. Jumlah, nama, dan isi dari paket unduh ini diserahkan kepada pengunduh. (lihat Cara Unduh Soal MCQ)

  3. Soal yang hendak diunduh dapat dicari berdasarkan isi soal (badan, pertanyaan, pilihan) dan metadata soal (tinjauan, kata kunci).

  4. Perlu diperhatikan bahwa pengunduh harus melaporkan penggunaan soal melalui fitur Feedback agar kuotanya kembali (lihat Aturan Kuota Unduh). Feedback merupakan bagian evaluasi pasca penggunaan yang akan memberikan data penggunaan soal dan hasil perhitungan psikometrik butir soal saat digunakan dalam ujian.

Kiat Praktis

  1. Persiapkan blueprint ujian dengan baik untuk mengetahui kebutuhan soal yang hendak diunduh.

  2. Identifikasi soal-soal yang belum tersedia di institusi, buat daftar detailnya untuk memudahkan mencari soal yang dibutuhkan di Lumbung.

  3. Buatlah paket dengan memperhatikan kemudahan pelaporan feedback, misalnya dalam satu sesi pengunduhan IBA Institusi membuat 2 paket, Paket Ujian Blok Hematologi 2025 berisi 50 soal dan Paket Kuis Mingguan Blok Urologi 2025 berisi 30 soal. Ini akan memudahkan pelaporan jenis ujian, jumlah mahasiswa, dan hasil perhitungan psikometrik tiap butir soal.

Fase 4

📚

Evaluasi Penggunaan Soal

Evaluasi performa soal digunakan untuk meningkatkan kualitas


Penanggung Jawab

IBA Nasional

Kegiatan

  1. IBA Institusi melaporkan penggunaan soal yang diunduhnya.

  2. IBA Nasional melakukan analisis terhadap indeks soal yang dilaporkan IBA Institusi.

  3. IBA Nasional mengidentifikasi soal-soal yang dapat ditingkatkan performanya berdasarkan hasil analisis.

  4. IBA Nasional menjadwalkan review klaster atau review nasional terhadap soal-soal tersebut.